Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, seorang pejabat AS membenarkan serangan angkatan bersenjata Yaman terhadap kapal negara itu di perairan Teluk Aden pada Jumat pagi (19/1).
Seorang pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya mengatakan: “Sebuah kapal Amerika berbendera Kepulauan Marshall diserang di Teluk Aden dari daerah yang dikuasai oleh Houthi (Ansarullah Yaman).”
Pejabat Amerika ini mengklaim bahwa 2 rudal yang ditembakkan ke kapal yang membawa bahan kimia bernama Kim Ranger ini tidak menimbulkan kerugian finansial atau nyawa. Sebelumnya, juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Yahya Saree, mengatakan: “Kami menargetkan kapal Amerika bernama Kim Ranger dengan rudal laut yang sesuai.”
Juru bicara angkatan bersenjata Yaman menambahkan: “Operasi ini telah berhasil dilakukan dan rudal mengenai kapal sasaran.” Dia menyatakan bahwa transportasi di Laut Merah dan Laut Arab terbuka untuk semua kapal kecuali kapal Israel, dan mengatakan: “Angkatan bersenjata Yaman melanjutkan tindakan ofensif mereka untuk membela rakyat Palestina.”
Dalam beberapa pekan terakhir, tentara Yaman, untuk mendukung perlawanan bangsa Palestina di Jalur Gaza, telah menargetkan beberapa kapal rezim Zionis atau kapal yang membawa barang untuk rezim ini, yang menuju wilayah pendudukan di Laut Merah, Samudera Hindia, dan selat Bab al-Mandab.
Pasukan tentara Yaman telah berjanji untuk terus menyerang kapal-kapal rezim ini atau kapal-kapal yang menuju wilayah pendudukan di Laut Merah sampai rezim Israel menghentikan serangannya di Jalur Gaza dan pembunuhan terhadap orang-orang di wilayah ini.